DI BALIK GEMILANGNYA POLISI CILIK POLRESTA BANYUWANGI GEN VI: AIR MATA, KERINGAT, DAN DOA YANG BERBUAH JUARA

BANYUWANGI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Polisi Cilik Polresta Banyuwangi Gen VI. Tim yang diperkuat 31 siswa MI Islamiyah Rogojampi sukses meraih Juara 2 Gebyar Polisi Cilik 2026 Ditlantas Polda Jawa Timur dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, setelah bersaing dengan perwakilan terbaik dari 38 Polres dan Polresta se-Jawa Timur.

Capaian tersebut bukan sekadar tentang piala dan penghargaan. Di balik keberhasilan itu, tersimpan perjalanan panjang yang dipenuhi disiplin, kerja keras, doa, dan kolaborasi dari banyak pihak. Prestasi ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi MI Islamiyah Rogojampi, Polresta Banyuwangi, serta masyarakat Banyuwangi.

Gebyar Polisi Cilik sendiri menjadi ajang pembinaan karakter, kepemimpinan, sekaligus menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Nilai-nilai itulah yang selama berbulan-bulan ditanamkan kepada seluruh anggota Polisi Cilik Gen VI.

Ketika Proses Menjadi Jalan Menuju Prestasi

Semua berawal dari proses seleksi yang ketat. Sebanyak 31 siswa MI Islamiyah Rogojampi dinyatakan lolos dan resmi bergabung dalam Polisi Cilik Gen VI di bawah pembinaan Satlantas Polresta Banyuwangi.

Di bawah arahan Pembina, Ipda Irvin Kanit Kamsel Satlantas Polresta Banyuwangi, mereka menjalani latihan yang tidak mengenal kata mudah. Hari demi hari diisi dengan pengulangan gerakan, evaluasi, dan pembentukan karakter hingga akhirnya lahir sebuah tim yang solid.

Tidak ada keajaiban yang datang secara instan. Anak-anak itu ditempa layaknya sebilah besi yang terus dipanaskan, ditempa, lalu didinginkan berulang kali hingga berubah menjadi pedang yang kuat.

Pagi hingga sore mereka berlatih tanpa mengenal hari libur. Bahkan waktu bermain bersama teman maupun menggunakan gawai rela mereka sisihkan demi menghafal setiap gerakan dengan tingkat konsentrasi yang tinggi.

Rasa lelah menjadi teman sehari-hari. Namun, senyum tetap menghiasi wajah mereka setiap pulang latihan karena mereka memahami bahwa setiap tetes keringat adalah bagian dari perjuangan mengharumkan nama sekolah, Polresta Banyuwangi, dan Kabupaten Banyuwangi.

Disiplin menjadi napas utama dalam setiap latihan. Datang tepat waktu, mematuhi aturan, saling menyemangati, hingga belajar bertanggung jawab menjadi kebiasaan yang tumbuh selama proses pembinaan berlangsung.

Kolaborasi Pelatih dari Berbagai Bidang

Keberhasilan Polisi Cilik Polresta Banyuwangi Gen VI tidak lahir dari satu tangan. Ada kolaborasi para pelatih yang menyatukan pengalaman, disiplin, dan kreativitas menjadi sebuah penampilan yang memukau.

Sosok Donny Yanuar, anggota Polsek Rogojampi, menjadi nahkoda pembinaan Polisi Cilik sejak generasi pertama hingga kini. Konsistensinya dalam membentuk karakter peserta telah melahirkan banyak generasi Polisi Cilik yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, dan berjiwa pemimpin.

Selain membimbing penguasaan 12 gerakan pengaturan lalu lintas dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Donny juga memperhatikan kebutuhan fisik peserta. Asupan makanan bergizi selama latihan menjadi bagian penting agar kondisi anak-anak tetap prima.

Peran penting juga datang dari Nurul Kawakip ketua FORBASI Banyuwangi didampingi dan Dika Wahyu, sebagai pelatih Polisi Cilik Gen VI. Melalui latihan yang terarah, keduanya membentuk kekompakan, kerja sama, rasa tanggung jawab, hingga keberanian tampil di depan publik.

Sementara itu, sentuhan seni diberikan oleh koreografer Aril Samudra. Ia mengolaborasikan ketepatan gerakan PBB modern, penguasaan gerakan lalu lintas, serta kreativitas formasi menjadi sebuah penampilan yang dinamis, artistik dengan memadukan tarian khas Banyuwangi yang isinya menceritakan asal usul nama Banyuwangi, dan memikat perhatian dewan juri.

Perpaduan ketiga unsur tersebut melahirkan sebuah penampilan yang kuat secara teknik sekaligus indah secara visual, hingga mengantarkan Polisi Cilik Polresta Banyuwangi Gen VI meraih Juara 2 tingkat Provinsi Jawa Timur.

Orang Tua, Garda Terdepan di Balik Kesuksesan

Kesuksesan ini juga lahir dari pengorbanan para orang tua. Sejak awal, pihak sekolah mengajak seluruh wali murid untuk berkomitmen mendampingi putra-putrinya hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Setiap hari mereka mengantar anak berlatih, menyiapkan bekal makan siang, lalu kembali menjemput ketika latihan usai. Bahkan pada hari libur sekalipun, mereka tetap setia mendampingi.

Perjalanan itu tidak berhenti di arena latihan. Para orang tua juga hadir saat penampilan uji mental di berbagai sekolah, mengikuti prosesi pengukuhan di Polresta Banyuwangi, hingga mendampingi putra-putrinya bertanding di Surabaya.

Dukungan yang mereka berikan bukan sekadar tenaga dan waktu. Doa yang terus mengalir menjadi energi yang menguatkan setiap langkah anak-anak selama berjuang.

Sekolah Menjadi Rumah Tumbuh Karakter

MI Islamiyah Rogojampi mengambil peran besar dalam menyukseskan pembinaan Polisi Cilik Gen VI. Sekolah menyediakan berbagai fasilitas yang dibutuhkan selama proses latihan berlangsung agar peserta dapat mengikuti setiap tahapan pembinaan secara optimal.

Gedung MWC NU Rogojampi dimanfaatkan sebagai lokasi latihan yang nyaman sehingga anak-anak dapat berlatih secara maksimal tanpa terganggu cuaca panas. Selain itu, sekolah juga menghadirkan pelatih dari berbagai latar belakang agar kemampuan peserta berkembang secara menyeluruh, mulai dari kedisiplinan, teknik gerakan, hingga kreativitas penampilan.

Kepala MI Islamiyah Rogojampi, Nurkhoiri, SH., mengaku bangga atas pencapaian luar biasa yang diraih Polisi Cilik Polresta Banyuwangi Gen VI. Ia bahkan hadir secara langsung memberikan dukungan pada babak grand final sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan para siswa.

Menurutnya, keberhasilan meraih Juara 2 tingkat Jawa Timur merupakan buah dari dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang para siswa yang telah berlatih tanpa mengenal lelah selama berbulan-bulan.

"Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar MI Islamiyah Rogojampi. Anak-anak telah membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan doa mampu mengantarkan mereka bersaing di tingkat provinsi. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi dan tidak pernah takut bermimpi besar," ujar Nurkhoiri.

Dukungan Penuh Polresta Banyuwangi

Komitmen Polresta Banyuwangi juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan ini. Melalui Satlantas Polresta Banyuwangi, seluruh kebutuhan peserta dipenuhi dengan baik.

Mulai dari penyediaan susu dan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh, seragam dan sepatu latihan, hingga dukungan akomodasi selama mengikuti Gebyar Polisi Cilik di Polda Jawa Timur.

Sinergi antara kepolisian, sekolah, pelatih, dan orang tua menjadi fondasi kuat yang mengantarkan Banyuwangi berdiri di podium tingkat provinsi.

Apresiasi dari Kapolresta Banyuwangi

Apresiasi juga disampaikan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari dedikasi, kerja sama tim, serta semangat pantang menyerah seluruh anggota Polisi Cilik.

"Saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Polisi Cilik Polresta Banyuwangi yang telah mengharumkan nama Banyuwangi dengan meraih Juara 2 pada Gebyar Pocil Ditlantas Polda Jatim Tahun 2026. Prestasi ini merupakan hasil dari latihan yang sungguh-sungguh, kekompakan tim, serta dukungan semua pihak. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi generasi muda Banyuwangi untuk terus berprestasi, menjunjung disiplin, dan menanamkan nilai-nilai karakter positif sebagai generasi penerus bangsa," ungkapnya.

Keberhasilan tersebut semakin lengkap dengan penampilan Polisi Cilik MI Islamiyah Rogojampi pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Blambangan Banyuwangi bersama Bupati Banyuwangi. Penampilan itu menjadi bukti bahwa prestasi mereka bukan hanya lahir di arena lomba, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat melalui aksi nyata.

Pada akhirnya, Juara 2 bukan sekadar angka. Ia adalah simbol dari ribuan langkah kecil yang dijalani dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan doa. Polisi Cilik Polresta Banyuwangi Gen VI telah membuktikan bahwa karakter yang dibangun sejak dini akan melahirkan generasi yang siap memimpin masa depan.

Selain trofi kejuaran masing-masing peserta mendapatkan piagam penghargaan yakni sebagai peserta dan Juara 2 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur dan Direktur Lalu Lintas Polda Jatim.

Mari terus memberikan dukungan kepada anak-anak Banyuwangi untuk berani bermimpi, tekun berproses, dan berprestasi. Sebab, setiap tepuk tangan, doa, dan dukungan yang kita berikan hari ini, bisa menjadi semangat bagi lahirnya generasi emas Indonesia di masa depan.

Penulis
Andi Budi Setiawan
Tanggal
05 Agt 2026
Dibaca
7 kali
Tags: #berita #miislamiyahrogojampi #ypiarogojampi #mwcnurogojampi #pcnubanyuwangi #pwnujawatimur #pbnu #nahdlatululama #nuonline #kapolrestabanyuwangi #poldajawatimur
Bagikan:

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!