SYIAR SHALAWAT DI BUMI KEDALEMAN, RUTINAN MDS RIJALUL ANSOR BERLANGSUNG KHIDMAT
Kedaleman – Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Kedaleman kembali menyelenggarakan kegiatan rutin Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor yang dilaksanakan setiap malam Rabu.
Kegiatan yang menjadi napas perjuangan pemuda Nahdlatul Ulama ini dihadiri oleh kader Ansor dan Banser, serta tokoh masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tawasul yang dikirimkan kepada para pendahulu, kiai, dan muassis Nahdlatul Ulama.
Suasana tampak khidmat ketika gema dzikir dan lantunan shalawat mulai dikumandangkan, memecah kesunyian malam di tengah permukiman warga.
Mempererat Silaturahmi dan Spiritualitas
Ketua MDS Rijalul Ansor Ranting Kedaleman dalam sambutan singkatnya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formal, melainkan menjadi sarana memperkuat tali silaturahmi dan spiritualitas pemuda desa.
“Rijalul Ansor adalah benteng spiritual kita. Melalui dzikir dan shalawat ini, kami berharap pemuda Kedaleman tetap berada dalam koridor ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, sekaligus membawa keberkahan bagi desa,” ujarnya.
Agenda Rutin
Dalam setiap pertemuan, kegiatan MDS Rijalul Ansor diisi dengan beberapa agenda utama, di antaranya pembacaan Maulid Simthudduror atau Diba’ sebagai wujud kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan dilanjutkan dengan mauidzah hasanah yang disampaikan oleh Amrun, selaku Ketua Tanfidziyah NU Ranting Kedaleman.
Dalam tausiahnya, ia menyampaikan keistimewaan Bulan Rajab yang berkaitan dengan peristiwa Isra Mi’raj, yaitu ditetapkannya perintah shalat lima waktu oleh Allah SWT sebagai kewajiban utama umat Islam.
Usai rangkaian utama, seluruh pengurus dan anggota Ansor bersama salah satu Pembina GP Ansor menggelar rembukan untuk merencanakan langkah-langkah kemajuan organisasi pasca pergantian kepengurusan Pimpinan Ranting GP Ansor Kedaleman.
Dalam forum tersebut, para senior berpesan agar pemuda Ansor tetap konsisten menjadi garda terdepan dalam menjaga tradisi keislaman yang moderat, santun, dan rahmatan lil ‘alamin.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, dilanjutkan dengan ramah tamah yang semakin mempererat keakraban dan soliditas antaranggota.
Penulis
Sugianto (Sekretaris MWC NU Rogojampi)
Tanggal
14 Jan 2026
Dibaca
29 kali