KULIAH SHUBUH DI YPIS ATTAQWA GURIT BARAT: MENGGALI FADHILAH MEMBACA AL-QUR’AN DARI KITAB AT-TIBYAN

Rogojampi – Kegiatan kuliah shubuh di YPIS ATTAQWA Gurit Barat kembali digelar pada Ahad (22/2/2026) di Musholla At-Taqwa Dusun Gurit, Desa Pengatigan. Materi yang diangkat bertema Sisi Fadhilah dan Keistimewaan Membaca Al-Qur’an merujuk pada Kitab At-Tibyan Bab Awwal. Pengajian ini diisi oleh Ustadz Mas’ud Arifin, M.Pd.I yang menjabat sebagai Mustasyar MWC NU Rogojampi,  Ketua MUI Rogojampi sekaligus penyuluh Agama Islam KUA Rogojampi

Kegiatan diawali dengan shalat shubuh berjamaah yang diimami langsung oleh Ustadz Mas’ud Arifin. Setelah salam dan doa bersama, jamaah melanjutkan dengan pengajian yang berlangsung sekitar 45 menit. Tradisi ini menjadi ciri khas majelis, memadukan ibadah dan ta’lim dalam suasana khusyuk.

Sebanyak 23 jamaah dari masyarakat sekitar mengikuti kegiatan rutin tersebut. Mereka duduk melingkar sederhana, menyimak penjelasan dengan penuh perhatian dan mencatat poin-poin penting yang disampaikan.

Dalam pembahasan awal Kitab At-Tibyan, Ustadz Mas’ud Arifin mengawali dengan dalil Al-Qur’an, yakni QS. Al-Fathir ayat 29–30 tentang keutamaan orang yang membaca Al-Qur’an, mendirikan shalat, dan berinfak. Ayat tersebut menegaskan bahwa amalan tersebut merupakan perniagaan yang tidak akan merugi di sisi Allah SWT.

Beliau kemudian menyampaikan beberapa hadits shahih terkait fadhilah membaca Al-Qur’an. Salah satunya adalah sabda Rasulullah SAW:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

yang berarti, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”

“Hadits ini menunjukkan bahwa kemuliaan umat terletak pada kedekatannya dengan Al-Qur’an, baik sebagai pembelajar maupun pengajar,” jelas beliau. Jamaah tampak memahami bahwa interaksi dengan Al-Qur’an harus berlanjut pada pengamalan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain keutamaan pahala, beliau juga menekankan adab membaca Al-Qur’an, seperti niat yang ikhlas, menjaga kesucian, membaca dengan tartil, serta menghadirkan hati. Nilai-nilai ini sejalan dengan manhaj Ahlussunah wal Jama’ah yang menyejukkan dan menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu.

Kegiatan kuliah shubuh ini dilaksanakan secara bergantian oleh beberapa ustadz. Tujuannya untuk memperkaya khazanah keilmuan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Dusun Gurit.

Salah satu jamaah menyampaikan rasa syukur atas istiqamahnya majelis ini. “Majelis kecil seperti ini sangat berarti bagi kami untuk menambah ilmu dan menjaga semangat ibadah,” ujarnya.

Melalui kuliah shubuh ini, YPIS ATTAQWA Gurit Barat terus berkhidmah dalam pembinaan keagamaan masyarakat. Majelis ilmu yang sederhana namun konsisten menjadi sarana menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan membangun masyarakat yang religius dan moderat.

Mari kita ramaikan majelis-majelis ilmu di lingkungan masing-masing. Dengan membiasakan membaca, mempelajari, dan mengajarkan Al-Qur’an, semoga kita termasuk golongan yang dimuliakan oleh Allah SWT.

 Mari kita dukung dan ramaikan majelis-majelis ilmu di lingkungan masing-masing. Dengan menghadiri kuliah shubuh dan membiasakan membaca Al-Qur’an setiap hari, kita tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menanam benih keberkahan bagi diri, keluarga, dan masyarakat.

Editor Andi Budi Setiawan

Penulis
Ust. Mas’ud Arifin, M.Pd.I (Mustasyar MWC NU Rogojampi)
Tanggal
22 Feb 2026
Dibaca
36 kali
Tags: #kegiatan #berita #pengajian #attibyan #dakwah #syiar #mwcnurogojampi #pcnubanyuwangi #pwnujawatimur #pbnu
Bagikan:

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!